Bahan yang Terdapat pada Makanan Anjing Alpo

Bahan yang Terdapat pada Makanan Anjing Alpo

Formula Makanan Anjing Kering Purina Alpo ini adalah salah satu dari sekian banyak formula Alpo yang diproduksi oleh Purina . Purina adalah produsen makanan hewan peliharaan komersial utama yang dimiliki oleh Nestle dan bertanggung jawab atas merek-merek seperti Alpo, Friskies, ProPlan, dan Fancy Feast.

Di situs web mereka, Purina menyatakan bahwa mereka “berkomitmen penuh semangat untuk membuat kehidupan hewan peliharaan lebih baik” dan itu adalah tantangan mereka untuk “memimpin dengan pendekatan yang segar dan inovatif” untuk nutrisi hewan peliharaan. Oleh karena itu terciptalah merek alpo ini untuk makanan anjing yang lunak.

Dengan pesan inspirasional ini, Anda mungkin mengharapkan makanan anjing Purina dipenuhi dengan bahan-bahan berkualitas tinggi dalam keseimbangan nutrisi yang sehat. Nah, pada artikel ini Anda akan mengetahui apa saja bahan bahan yang terbuat dalam makanan Anjing alpo berikut ini.

Bahan yang Terdapat pada Makanan Anjing Alpo

Daftar Bahan

Jagung kuning giling, tepung daging dan tulang, bungkil kedelai, lemak sapi yang diawetkan dengan tokoferol campuran (bentuk Vitamin E), tepung gluten jagung , perasa telur dan ayam, cerna hewani, garam, kalium klorida, kolin klorida, Red 40, seng sulfat, besi sulfat, suplemen Vitamin E,

Kuning 5, mangan sulfat, Biru 2, L-Lisin monohidroklorida, niasin, Suplemen vitamin A, tembaga sulfat, kalsium pantotenat, minyak bawang putih, piridoksin hidroklorida, Suplemen vitamin B-12, tiamin mononitrat,

5 Bahan Teratas

Bahan teratas yang termasuk dalam Purina Alpo Dry Dog Food adalah: jagung kuning giling, tepung daging dan tulang, tepung kedelai, lemak sapi, dan tepung gluten jagung. Di bawah ini Anda akan menemukan penjelasan singkat dari masing-masing bahan tersebut:

Jagung Kuning Bubuk – Fakta bahwa jagung kuning giling adalah bahan pertama dalam daftar Makanan Anjing Kering Purina Alpo sangat meresahkan.

  1. Meat and Bone Meal – Bahan ini merupakan campuran baik dan buruk. Di sisi positifnya, makanan daging menawarkan kandungan protein yang jauh lebih tinggi daripada daging segar (hingga 300% berbanding sekitar 18%) karena telah dimasak dan dikeringkan hingga kadar air rendah.
  2. Bungkil Kedelai – Bahan ini adalah produk sampingan dari proses pembuatan minyak kedelai dan umumnya ditemukan dalam pakan ternak. Bungkil kedelai memang mengandung sekitar 48% protein tetapi penting untuk dicatat bahwa protein nabati jauh lebih berharga secara biologis bagi anjing daripada protein hewani.
  3. Beef Tallow – Lemak sapi (lemak) dalam resep ini dikatakan diawetkan dengan tokoferol campuran, yang merupakan “suatu bentuk vitamin E”. Lemak sapi adalah hasil rendering daging sapi yang dilakukan pada suhu yang sangat tinggi.
  4. Corn Gluten Meal – Bahan ini adalah pengisi murah lainnya yang menambahkan sedikit nilai gizi pada produk. Tepung gluten jagung adalah produk sampingan dari pemrosesan jagung dan dapat memicu alergi makanan pada anjing yang sensitif terhadap jagung. Demikianlah artikel tentang alpo. Semoga bermanfaat.