Karakter Pemuda Tangguh Dalam Needs Youth

Karakter Pemuda Tangguh Dalam Needs Youth

Needs Youth merupakan salah satu program Nestle untuk mengembangkan kapasitas kaum muda sebagai penerus bangsa. Di tangan anak-anak muda berkarakter terbaiklah kemajuan bangsa ini akan terjadi.

Masalah utamanya adalah, bagaimana mendidik generasi bangsa ini memiliki sifat-sifat yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan? Terlebih lagi di tengah pandemi, yang membuat sebagian besar masyarakat membatasi pergaulannya.

Karakter Pemuda dalam Needs Youth

Membangun karakter yang tangguh dan mandiri bukanlah perkara yang mudah. Tidak juga membutuhkan waktu yang lama, tetapi juga perlu kesabaran dan konsisten untuk mencapai semuanya itu.

Percaya Diri

Karakter pertama yang perlu ditanamkan adalah percaya diri. Orang tua dapat menanamkan sifat ini kepada anak-anak dengan cara mempercayakan keputusan-keputusan sederhana sejak kecil. Antara lain, memilih pakaian yang hendak dipakai hari ini, menentukan mainan kesukaan, atau membiarkan anak-anak mengungkapkan idenya tanpa merasa takut dihakimi.

Dengan cara ini, maka secara perlahan, kepercayaan diri mereka akan tumbuh. Banyak orangtua yang sebenarnya meruntuhkan kepercayaan diri anak dengan cara meremehkan atau tidak membiarkan mengambil keputusan sendiri. Sebaiknya hal ini mulai dihindari.

Mandiri

Karakter mandiri tidak akan terbentuk dalam sekejap, melainkan membutuhkan waktu yang panjang dan konsisten. Orang tua dapat membentuk sifat ini dengan cara-cara yang sederhana.

Mulailah memberi kepercayaan anak untuk membantu pekerjaan yang sederhana, Antara lain  menyiram tanaman walaupun biasanya berakhir dengan bermain air, membiarkan anak-anak menyimpan kembali mainannya di suatu tempat khusus, dan membiarkan makan sendiri dari piring makannya.

Dengan melakukannya semua sendiri, maka perlahan anak akan memahami bahwa suatu pekerjaan yang telah dimulai, harus pula diselesaikan dengan baik dan tepat waktunya. Hal itulah yang nantinya akan membantu anak-anak memiliki karakter mandiri.

Pengembangan pendidikan karakter merupakan tanggungjawab kolaboratif antara orangtua, masyarakat, dan sekolah. Namun, pergeseran nilai lah yang kemudian membuat  institusi pendidikan menanggung proses tersebut.

Merupakan Tanggung Jawab Orang Tua

Menjadi perkara sulit ketika sebagian besar orang tua jaman ini menyerahkan pendidikan anak-anak ke tangan sekolah, padahal orang tua merupakan pendidik kodrati yang seharusnya bertanggung jawab untuk melakukannya.

Banyak anak-anak yang pada usia muda sudah menunjukkan karakter manja, mudah menyerah, dan egois. 3 kombinasi pas untuk meruntuhkan kejayaan bangsa. Kemudian, orang tua melepaskan tanggung jawabnya dan menyalahkan pihak sekolah.

Padahal, jika dicermati, pendidikan karakter dapat dimulai pada usia dini dengan hal-hal sederhana yang ditanamkan melalui perilaku sehari-hari. Orang Tua adalah model terbaik anak untuk menjadi pribadi yang terbaik.

Padahal, orang tua merupakan sekolah utama dan pertama bagi anak-anak. Mulailah membentuk karakter tangguh yang nantinya diperlukan oleh generasi penerus bangsa, agar mampu menerima warisan kemajuan bangsa yang besar ini. Dan Needs Youth merupakan program yang terbaik yang dapat membantu pemuda untuk menghadapi tantangan tersebut.