Tindakan Medis untuk Mengatasi Sindrom Cushing

Sindrom Cushing - Gejala, penyebab dan mengobati - Alodokter

 

Apa Anda pernah mendengar mengenai Sindrom Cushing? Namanya mungkin tidak asing bagi Anda, karena memang penyakit ini juga bukan penyakit yang langka. Kasus dari penyakit ini cukup banyak di temukan di pasien pria di bandingkan wanita yang usianya masih ada di rentang 25 sampai 40 tahun.

Sindrom Cushing ini adalah sebuah kumpulan gejala yang ada karena kadar hormone kortisol yang ada pada tubuh terlaluu tinggi, hal ini harus Anda ingat karena penyakit ini bisa terjadi secara bertahap atau terjadi sekatika. Penyakit ini juga akan semakin buruk jika tidak segera Anda tangani.

Hormone kortisol ini punya peran yang cukup penting dalam tubuh, hormone yang satu ini di hasilkan oleh kelenjar adrenal yag ada di atas ginjal laluu kortisol ini memiliki peranan untuk mengontrol semuanya.

Bukan hanya itu saja tapi hormone ini juga punya fungsi yang lainnya yaitu untuk mengatur kadar gula darah, tekanan darah, hingga mengurangi terjadinya peradangan. Hormone kotrisil ini juga sering sekali di sebut sebagai hormone stress karena hormone ini akan semakin meningkat saat seseorang menderita stress.

Jadi supaya kadar kotrisol seimbang maka kelenjar adrenal ini di bantu oleh otak, hipofisis  dan hipotalamus. Nantinya kedua bagian otak tersebut akan mengirimkan sinyal ke kelenjar adrenal guna mengurangi produksi atau menambah produksi hormnnya.

Tindakan Medis untuk Sindrom Cushing

  • Mengurangi Dosis Kortikosteroid

Sindrom Cushing juga bisa disebabkan oleh adanya penggunaan obat yang termasuk kedalam jenis kortikosteroid yang di konsumsi dalam jangka panjang dan juga dosis yang tinggi. Supaya mengatasi keadaan ini dokter akan melakukan pengurangan dosis dengan cara menganti obatnya secara bertahap, jangan sampai Anda mengurangi dosisnya sendiri tanpa petunjuk dari dokter. Hal tersebut bisa sangat berbahaya karena bukannya Anda sembuh tapi penyakitnya jadi semakin parah.

  • Operasi

Meningkatkan kadar kortisol yang ada di dalam tubuh ini bisa disebabkan adanya tumor di bagian paru-paru, pankreas, kelenjar adrenal, dan kenjar hipofisis, jika hal tersebut terjadi maka satu- satunya cara yang harus Anda lakukann adalah pengangkatan tumor dengan cara operasi. Setelah proses operasi juga Anda harus mengkonsumsi obat untuk pengganti kurtisol. Tujuannya ini supaya kadar hormone dalam tubuh jumlahnya tepat. Nanti jika kelenjar adrenal sudah bisa berfungsi dengan normal maka dokter juga akan mengurangi dosis konsumsi obatnya. Prosenya memang cukup lama karena bagi penderita sindrom Cushing fungsi dari adrenal ini tidak akan pulih normal.

  • Radioterapi

Radioterapi ini dilakukan untuk tindakan lanjutan pasca operasi,  jika ada tumor di kelenjar hipofisis yang tidak bisa di angkat semua melalui operasi maka dokter akan menyarankan pasiennya untuk melakukan radioterapi. Selain itu cara ini juga bisa Anda lakukan jika Anda memang tidak bisa melakukan operasi karena kondisi tertentu. Radiasi yang diberikan dosisnya kecil, dan di berikan selama 6 minggu. Bisa juga dengan dosis yang besar supaya langsung ke lokasi tumor berada, tapi paparan radiasi untuk jaringan lain yang ada di sekitar akan diminimalkan.

  • Obat-obatan

Untuk menangani penyakit yang satu ini juga Anda bisa melakukan pengobatan dengan mengkonsumsi obat jika setelah prosedur operasi dan radiasi tidak berhasil. Tujuan dari konsumsi obat ini yaitu supaya produksi kortisol dalam tubuh jadi terkontrol.

  • Adrenalektomi

Jika metode tadi masih belum berhasil metode yang paling terakhir bisa dilakukan adalah melakukan Adrenalektomi. Tindakan yang satu ini dilakukan guna mengangkat kelenjar adrenal. Tapi jika melakkan prosedur ini mungkin Anda harus menjalani terapi lanjutan seumur hidup.