KPI adalah alat atau matriks pengambilan keputusan yang berguna untuk memudahkan organisasi atau perusahaan dalam mengukur kinerja individual serta membantu mengevaluasi kinerja perusahaan untuk mencapai tujuan yang dimiliki.
Bagaimana Cara Membuat KPI?
Perlu Anda ketahui, bahwa sebuah key performance indicator bisa dikatakan tepat apabila memiliki indikator SMART di dalamnya. Lantas, apa itu SMART?
· Spesific: menjelaskan secara rinci mengenai apa saja yang diukur dalam indikator kinerja serta menjelaskan mengapa indikator kinerja tersebut penting.
· Measurable: KPI harus bisa diukur dengan standar yang sudah ditentukan.
· Achievable: KPI harus bisa direalisasikan oleh semua pihak dalam kesepakatan kerja.
· Relevant: dalam mencapai sebuah goal, maka harus sesuai dengan visi dan misi yang sudah terintegrasi dalam strategi bisnis Anda.
· Timebound: KPI yang ditetapkan bisa dicapai dalam batas waktu yang sudah ditentukan.
Pada dasarnya, membuat KPI yang sesuai dengan indikator SMART ini sangatlah mudah. Untuk melakukannya, silahkan Anda simak saja beberapa cara serderhana dalam pembuatan indikator kinerja utama berikut ini.
1. Memiliki Tujuan yang Jelas
Sebuah indikator kinerja utama harusnya memang memiliki panduan yang jelas dan bisa membuat siapa saja yang membaca bisa menafsirkan data dengan benar. Contoh KPI yang jelas adalah seperti halnya jika tujuan bisnis dari sebuah perusahaan adalah menjadi pemimpin pasar, maka tujuan KPI yang bisa ditetapkan adalah meningkatkan pendapatan sebesar 10%.
Tujuan dari KPI ini harus jelas dan strategis. Strategis yang dimaksud disini adalah merujuk kepada bagaimana strategi yang ingin dicapai bisa menilai bagaimana sebuah perusahaan mengeksekusi visi dan misi yang dimiliki.
2. Buat Tujuan Secara Garis Besar
Perlu Anda ketahui, bahwa pada tahap awal pemantauan KPI, sebaiknya Anda fokus pada target jangka panjang dengan pemantauan jangka menengah. Jadi, target dari sistem CRM ini harus realistis, dimana perubahan pada proses bisnisnya akan membutuhkan waktu untuk penerapan yang lebih baik.
3. Mengumpulkan Data
Pengukuran KPI merupakan pengukuran yang bersifat kuantitatif. Oleh karena itu, dalam menentukan key performance indikator ini diperlukan data yang konkret dan valid. Hal ini tentunya akan membantu proses pengukuran indikator secara tepat dan akurat.
Selain itu, Anda juga bisa membuat rumus KPI dan menyajikan KPI dalam visual yang mudah dipahami, seperti halnya grafik dan bagan.